Top Social

Showing posts with label personal. Show all posts
Showing posts with label personal. Show all posts

Tampil Cantik dan Percaya Diri Setelah Melahirkan dengan Felancy Full Secret Bra

Wednesday, March 31, 2021


felancy full secret bra review
 Review Felancy Full Secret Bra. Senang sekali dengan status baruku jadi seorang ibu, tapi disisi lain jadi ibu itu kadang bikin kita lupa untuk memanjakan diri, sekedar me-time atau memberi apresiasi untuk pribadi. Ini karena fokus kita tertuju kepada sang malaikat kecil hati.

Awal-awal melahirkan, jujur lelah sekali dengan perubahan situasi yang signifikan. Sampai-sampai aku dasteran aja, rambut di cepol, sudah selesai. 


Tapi setelah anakku masuk usia 7 bulan, keadaan pun ikut berubah. Aku mulai beradaptasi, memiliki waktu untuk sendiri dan memikirkan diri. 

felancy full secret bra review


Aku mulai rajin skincare-an dan pakai makeup simple lagi. Terus mengganti daster dengan pajamas dan homey dress yang kekinian. Tidak hanya itu, aku juga mengganti bra yang usang dan sudah kekecilan. Kekecilan? Iya kekecilan, karena setelah menyusui berat badanku ikut naik dan detik ini masih sisa 4 kilogram lagi ke berat badan pas nikah, hehehe.


Dari semenjak sebelum menikah, aku tidak begitu lihai memilih bra. Aku lebih memilih datang ke store, mencari ukuran, bahan dan model yang sesuai sambil bertanya ke ahlinya di store tersebut. Tapi, sekarang lagi pandemi gini, mendingan go online alias belanja via website.


Dari semenjak kuliah, aku dan kakakku punya brand bra favorite yaitu Felancy. Brand ini sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, modelnya juga banyak sekali sesuai dengan kebutuhan.


Beruntungnya aku dikirimin sama Felancy Full Secret Bra. Warnanya cantik banget ditambah lagi ada renda-rendanya bikin makin menarik, pas aku coba rendanya ini lembut jadi gak bikin iritasi di kulit sensitifku 

felancy full secret bra review


Felancy Full Secret Bra ini khusus buat mentemen yang ingin lebih menarik karena bra ini bisa membuat payudaranya lebih terangkat tanpa menambah volume. 


Dibagian sampingnya juga lebar jadi bisa banget untuk menutupi lemak-lemak yang susah di hempaskan, hahaha. Kadang suka sebel ya kalau bra kita tuh gak bisa menutupi lemak bagian pinggir, bikin gak percaya diri.


Menurutku ini cocok buat semua kalangan usia apalagi nih busui macam kita. Memilih bra yang pas itu auto meningkat kepercayaan diri 200% ya gak? Hihihi. Ditambah lagi, Felancy Secret Bra ini punya 3 varian warna, cantik


Ngomongin soal cocok, memilih bra itu seperti memilih pasangan, harus cocok! Kebayang dong kalau gak cocok, gak akan jatuh cinta. Sama dengan bra, kalau gak cocok ya bakalan jadi mubadzir.


felancy full secret bra review


Untungnya Felancy ini memberikan aku guide untuk menentukan size bra yang sesuai. Buat mentemen yang bingung, nih aku kasih tau caranya ya.

Pertama, kalian harus punya alat ukurnya. Ini tuh alat ukur yang kayak di tukang jahit itu loh.


Kedua, ukur lingkaran bawah payudara (under bust). Pengukuran ini berguna untuk mencari Ukuran Bra kita.


Ketiga, ukur lingkaran atas payudara (top bust) lalu tambahkan 2 cm, lalu kurangi dengan lingkaran bawah payudara (under bust). Pengukuran ini berguna untuk mencari ukuran Cup Bra kita.


Terakhir, cek hasilnya ukuran dan cup bra lalu checkout deh bra kalian.


Checkout dimana?

felancy full secret bra review


Daripada ribet nih ya, mendingan menten duduk manis aja dirumah sambil minum teh terus pilih-pilih bra di www.felancy.co.id, ok? Checkoutnya bisa lebih hemat dan mengamankan dompet, kalau pakai kode voucher RARAXFELANCY dengan minimal belanja 150.000, nanti bakalan dapat diskon 50.000 (ya ampun mimpi apa dapetin bra kekinian dengan harga terjangkau gini).


Kemarin aku cek websitenya, ternyata gak cuma ada berbagai jenis bra aja, tapi ada panty sampai koleksi baju tidur. Buat aku sih, Felancy kualitasnya sudah terjamin kenyamanannya serta berbahan dasar premium. Apalagi modelnya banyak sesuai kebutuhan dan trend.


Jadi, siapa nih yang mau terlihat makin menarik, anggun dan percaya diri?


#FelancyYouDeserveBetter #FelancyProudandReal #FelancyLoveYourRealSelf #FelancyFullSecrerBra

Bahaya SLS dan Paraben untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Saturday, March 6, 2021
Mamas choice shampoo and conditioner


Pada saat hamil kemarin, aku cukup selektif memilih bahan-bahan apa saja yang aman untuk aku gunakan, karena segala sesuatu yang aku pakai akan berdampak pada janin. Kandungan yang aku hindari saat masa kehamilan di antara adalah SLS dan Paraben. Memang SLS dan Paraben itu apa? Simak penjelasan berikut.


Apa itu SLS?

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) adalah senyawa atau kandungan bahan yang biasa ada di produk perawatan tubuh, mulai dari rambut sampai ujung kaki. Fungsinya disini sebagai foaming agent atau senyawa yang memberikan efek busa pada saat digunakan. SLS ini sering kali ditemukan di produk rumah tangga sampai kosmetik wanita, seperti sabun mandi, shampoo, detergent dan masih banyak lagi.


Pernah dengar gak sih istilah di banyak masyarakat "kalau busanya gak banyak berasa mandinya gak bersih". Stigma itu ada sampai detik ini, kita selalu merasa busa berlimpah itu tidak apa-apa tanpa memikirkan efek sampingnya. 


SLS merupakan senyawa yang bersifat iritan sehingga jika digunakan dalam jumlah yang berlebihan bisa menyebabkan iritasi. 


Untuk ibu hamil dan menyusui, SLS ini memiliki dampak tersendiri, seperti :

  • mengiritasi kulit seperti kulit kering, kasar, kemerahan sampai mengelupas
  • dermatitis
  • menyebabkan rusaknya organ hati jika terjadi penumpukan di dalam tubuh
  • lebih fatalnya jika berlebihan bisa menyebabkan cacat janin

 

SLS ini terbuat dari minyak kelapa sawit atau minyak kelapa yang telah melewati banyak proses kimia sehingga sejatinya sudah tidak memiliki kandungan yang alami lagi. 


Padahal jika kita telaah lebih mendalam, produk tanpa SLS ini lebih menyehatkan dan baik bagi lingkungan.


Apa Itu Paraben?


Paraben merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet. Paraben sendiri sering ditemui pada skincare dan kosmetik, hanya saja kita kerap kali melewati membaca kandungan bahan yang terdapat dalam produk tersebut. 


Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh environmental research, paraben merupakan senyawa yang bisa mengganggu sistem endokrin manusia. Jika, sistem endokrin manusia sudah terganggu maka metabolisme tubuh manusia akan terganggu.


Untuk ibu hamil sendiri jika paraben terserap tubuh dan tali pusar bisa mengganggu pertumbuhan perkembangan yang bisa menyebabkan resiko lahir cacat, keguguran dan lahir prematur.


Seperti yang kita semua tau kalau SLS dan paraben biasanya terdapat di dalam sabun mandi, shampoo, conditioner, detergent dan lain-lain. 


Salah satu yang paling banyak terdapat di shampoo lho. Bumil dan busui wajib waspada akan kandungan tersebut agar tidak membahayakan janin ya.


Lalu, masih mau pakai produk dengan kandungan SLS dan Paraben? Bagaimana cara memilih produk yang aman?



Kesadaran aku untuk memilih produk tanpa SLS dan paraben sudah aku terapkan sejak usia kehamilan 8 bulan dengan menggunakan Shampoo dan Conditioner dari Mama’s Choice.


Masalah kerontokan jadi hal yang utama pada saat hamil dan menyusui maka dari itu aku tidak mau memperparah dengan efek samping dari penggunaan SLS dan paraben, lebih baik sadar sedini mungkin.


Awal-awal aku memakai Mama’s Choice Shampoo dan Conditioner itu memang terasa agak aneh karena “kok busanya gak banyak ya?”. Cuma makin sini aku makin sadar bahwa “oh ya gapapa gak banyak busanya, kan lebih sehat dan lebih bagus buat lingkungan”.


Aku mikir sih lebih baik investasi di produk yang memang alami aja seperti Mama’s Choice Shampoo and Conditioner daripada cari harga yang murah ternyata ada efek samping ke depannya.

Mamas choice shampoo and conditioner


Selain alami, uniknya shampoo dan conditioner Mama’s Choice ini memiliki kandungan yang jarang sekali aku temukan di produk lain yaitu kiwi, kemiri dan green pea.


Pas awal aku pakai shampoo ini, beuh wanginya kayak pakai parfum kalau kata pak suami. Ternyata ini aroma segar dari kiwi, gak cuma wangi bangetnya itu ya, kiwi ini bagus banget mengatasi rambut rontok aku.


Di usia kehamilan 8 bulan aku gak menemukan rambut rontok, rambutku lancar jaya aja gitu. Aku pikir ini efek dari kiwi itu sih. 


Tips juga dari aku ya moms, kalau misalkan mau keramas itu mending sisir dulu deh biar pas keramasnya gak kusut, i know pas jadi ibu nemu sisir itu adalah sesuatu, kadang abis keramas aja langsung cepolan. Tapi, kalau kita sayang sama rambut kita mending coba deh saran aku tadi.


Setelah di sisir, jangan lupa pakai conditioner setelah pakai shampoo. Wih itu rambutku yang namanya enak, enak banget, di pegang aja lembut. 


Aroma Mama’s Choice conditioner ini sama kok dengan shampoonya jadi wanginya gak akan nabrak.


Mamas choice shampoo and conditioner


Harganya juga cukup terjangkau untuk produk alami seperti ini, moms bisa beli di www.mamaschoice.id dengan voucher “MAMARARA” (kalau mau lebih hemat sih itu juga, hehehe).


Nah, kalau sudah tau ada produk aman, alami, tanpa SLS dan paraben, masih mau pakai yang berbahaya?


Hadiah Pernikahan | Rara Febtarina

Monday, June 22, 2020
cerita kehamilan


Febtarinar.com - Setiap pasangan yang menikah pasti mendambakan kehadiran buah hati, namun setiap pasangan tentu punya komitmen masing-masing, entah ingin menunda dulu atau langsung.

Kebetulan aku sama suami itu berkomitmen buat gak nunda asalkan setelah pulang dari ibadah tanah suci. Rejeki luar biasa tiada henti setelah menikah kami bisa berangkat umroh, ini karena gara-gara menang hadiah lomba blog waktu itu, cek di sini ceritanya.

Setelah aku pulang ibadah di bulan Oktober aku mulai stok test pack di rumah. Sampe di moment aku dapat kesempatan buat jalan-jalan bareng Safi dan Female Daily di bulan Desember, aku cek dulu dong ternyata masih negatif, oke aku berangkat. 


Tapi perjalanan dari Bandung-Jakarta itu aku ngerasa lemes banget kayak orang sakit dan tiba-tiba homesick gitu (padahal biasanya gapapa gitu kan, aku mikirnya oh mungkin lelah aja kali ya belum makan). Keesokan harinya setibanya di Malasysia aku sangat kelelahan padahal jaraknya dekat sekali.

Bandung - Arab Saudi aku biasa aja, tapi kenapa Bandung - Malaysia kok lemah banget hahahaha. Sesampainya di Malaysia, kegiatan full padat banget nget nget, tapi aku malamnya masih jalan-jalan hunting barang gitu. 

Hari keduanya juga kegiatan full dari pagi sampai malam, btw malamnya itu kan dinner di KL Tower dan aku masih makan yang mentah-mentah, eh taunya pas sampai hotel aku muntah-muntah (perasaan kan aku kalau makan sushi mentah biasa aja). Di situ roommate aku Teh Revi udah punya feeling kalau misalkan aku ini hamil, tapi aku bersikukuh aja soalnya kan pas berangkat aku negatif.

Karena kelelahan di hari kedua aku gak ikut mentemen aku jalan-jalan, aku lebih milih tidur aja istirahat. Keesokan harinya itu waktunya aku pulang dan pas di pesawat aku ngerasa homesick tingkat dewa dan pengen cepat-cepat sampe ke rumah, aku juga mual pas nyium aroma makan siang yang di tawarkan cabin crew, karena salah satu pilihannya curry. Padahal makan curry aku doyan tapi gak kuat banget pas di pesawat. 

***

Sesampainya di Bandung aku istirahat total, badan berasa cape banget. Kebetulan suami aku pas waktu itu lagi ada di Jakarta, jadi pas aku pergi doi juga pergi tapi aku balik duluan. Nah aku tuh ragu-ragu kan mau periksa pake tespek, karena aku pikir ya karena sebelum pergi aku udah test.

Besoknya (hari kepulangan suami ke Bandung) aku nyoba buat tespek jam 9 malam (padahal yang aku tau kalau mau periksa kehamilan itu paling puuuooolll kalau misalkan di periksanya pagi pas bangun tidur) karena penasaran dan emang ada sedikit feeling.

Suami aku kebetulan baru bisa sampe Bandung jam 10.30 malam (karena beliau ambil jadwal kereta malam), jadi aku pikir kalau negatif ya aku gak akan bilang-bilang, tapi kalau positif aku mau kasih kejutan.

Di situ aku punya 4 sisa tespek dan aku coba semuanya ternyata hasilnya GARIS DUA. Ya Allah sujud syukur dan nangis sendirian waktu itu, masih gak nyangka sama karunia Allah SWT yang ngasih kepercayaan sama kita berdua secepat ini.

***

Sesampainya suami di rumah dan beres bersih-bersih aku nyiapin sebuah kotak buat dia unboxing yang pura-puranya dari trip bareng Safi kemarin dan beliau percaya kalau itu emang endorse-an terus aku bilang "coba ya aku sambil rekam biar kaya unboxing ala-ala gitu nanti kamu review, kamu cobain review". 

Gak lama dari situ dia menemukan 4 test pack dengan bacaan "YOU'RE GOING TO BE A DADDY", dia kaget dan gak bisa ngomong apa-apa terharu gitu. Ini moment kami berdua yang pernah kami lupakan, dan aku nulis cerita ini untuk jadi warisan buat anakku kelak di dalam perutku yang lagi nendang-nendang ini.

"Nak kehadiranmu sangat kami nantikan, sehat terus dan mari berjuang bersama-sama ya, Nak. We love you to the moon and back. Sampai ketemu 1,5 bulan lagi". 

My 2019 Journey - Story of Rara Febtarina

Tuesday, December 24, 2019
Di tahun 2019 ini jadi tahun penuh berkah dan kebahagiaan berlimpah dari Allah SWT, serasa ini jadi tahun penuh pelangi setelah badai yang terus menghampiri. Aku bisa nulis ini semua karena ini adalah kolaborasi aku bareng teman-teman Bandung Hijab Blogger untuk menutup tahun 2019 ini. 

Tulisan ini menjadi rekam jejak dan sejarah aku yang nantinya bisa aku baca lagi tentang moment-moment berharga dan terkabulnya mimpi-mimpiku yang pernah aku tulis.

1. LDR & Menikah



Setelah LDR beda negara selama 3 tahun, ini adalah akhir dari penantian kita dan awal untuk lembaran baru hidup kita bareng-bareng. Tiga tahun itu gak gampang buat ada di tahap menikah. Banyak cerita suka duka yang udah dilewati, pernah terbesit pengen nyerah tapi semangat kita bersama tetap lebih besar.

Persiapan menikah ini berlangsung pas kita LDR-an pas Januari 2019, aku sibuk mencari vendor yang nantinya bakal kita obrolin pas video call. Stress sih waktu kita beda waktu sampe 11 jam, bayangin aja pas aku ngantuk dia baru mau kerja, pas aku bangun dia udah mau tidur.

Hal itu jadi cerita seru dan asik buat diceritain karena ternyata 21 September 2019 lalu kita Alhamdulillah menikah dengan konsep sendiri, kalian bisa baca sedikit ceritanya di sini

Terima kasih teman hidup akhirnya kita memulai perjalanan ini bersama. Menikah dengan konsep sendiri adalah sebuah mimpi yang sangat ingin aku wujudkan, terima kasih Semesta.

2. Ke Tanah Suci Gratis



Ini adalah salah satu mimpi yang aku gak sangka bakalan terkabul juga, pergi ke tanah suci. Awal mula kenapa bisa aku dapat tiket GRATIS ke tanah suci sudah aku tulis di sini, silahkan di baca biar kita ngobrolnya nyambung gitu loh hiihihi.

Berawal dari sebuah content creator competition dari salah satu brand yang aku dapatkan di tahun 2018 lalu, aku pilih buat berangkat tahun 2019. Sujud syukur yang gak pernah henti-hentinya adalah aku berangkat gak sendiri, tapi dengan suami. 

Itu jadi hal yang gak disangka-sangka Alhamdulillah Allah SWT baik banget sama aku, karena aku pikir awalnya bakalan pergi sendirian. Aku pergi ke tanah suci setelah menikah tepat tanggal 14 Oktober 2019.

Berangkat umroh kemarin jadi titik balik buat aku dan suami, dulu kita udah satu visi misi soal hidup ini, semenjak menangis di depan Ka'bah Masya Allah semua berubah, ya kami berdua berubah secara pola pikir.

Entah ada magnet apa yang bisa bikin kita berdua berubah gitu, tapi Makkah dan Madinah memang seajaib dan seluar biasa itu.

Di sana gak ada yang diingat selain 'bagaimana kalau aku mati besok, aku udah ngapain hari ini, aku udah berbuat kebaikan atau belum'. Merinding, dasyat banget Makkah itu, ngebuat prinsip dan tujuan hidup kita berubah 180 derajat.

Bisa aku bilang ini jadi titik balik di hidup aku setelah kepergian Ayah dan Ibuku.

 3. Rumah Impian

pake foto waktu lagi dibangun, karena sekarang belum foto lagi hihi.

Ini adalah hal yang sangat kita usahain banget soalnya butuh (hehehe).

Bertemu dengan kawan lama SMA kami yang menjadi arsitektur (ya aku dan suami ini dulunya satu SMA) kami berdua memutuskan untuk membangun rumah dengan menggunakan jasanya.

Aku namain rumah kecil ini dengan sebutan Sarimadu House karena memang ada di jalan Sarimadu Bandung. Sebelumnya aku sudah berkeliling mencari rumah yang cukup dengan budget tapi harga di Bandung mahalnya bukan main.

Rumah ini punya konsep minimalis industrial, jadi aku suka nuansa minimalis dan suami suka dengan nuansa industrial. Kita berdua juga satu selera soal warna, sama sama suka monokrom jadinya di rumah itu dominan dengan warna hitam, putih dan abu.

Alhamdulillah rumahnya udah jadi dan udah ditempatin tinggal nyicil buat interiornya, harga-harga buat kebutuhan rumah itu yaaaaa hmmm bikin kita semangat kerja (hahahahaha).

4. Jalan-jalan GRATIS Bareng Safi Indonesia dan Female Daily



Ini adalah ucapan yang pernah keluar di mulut aku pas liat beauty influencer di ajak buat jalan-jalan ke Safi Research Institute (SRI) Malaysia.

Aku ngeliatnya berasa keren gitu di undang langsung buat datang ke sana dan ngerasain bikin Safi Gold Water Essence sendiri. 

Di dalam hati aku bilang aja, "aku pengen kesana Ya Allah, tolong kabulin". Bisa dapat pencapaian itu berasa kita tuh di kenal lebih dekat sama brand.

Tahun ini para Female Daily Babes ngadain giveaway ke SRI dengan syarat buat bikin video yang berhubungan dengan Safi. 

Jujur awalnya gak pede sama sekali, tapi gak ada salahnya buat nyoba soalnya rejeki itu gak kemana. Akhirnya di batas akhir deadline aku beraniin diri buat submit video lewat Instagram, pas aku cek yang ikutan bagus-bagus videonya, informatif.

Alhamdulillah lewat video yang gak pede awalnya itu aku menangin tiket buat jalan-jalan GRATIS ke SRI. 

Aku juga ikutan buat bikin Safi Gold Water Essence sendiri dan di ajak jalan-jalan ke tempat yang belum pernah aku kunjungi. Benar-benar rejeki yang amat sangat aku syukuri, selain dapat ilmu aku juga dapat pengalaman dan teman baru.

5. Amanah dari Allah SWT

Gak ada kata-kata cuma bisa berdoa dalam hati dan minta doa buat kalian yang baca ;')

Doain ya, minta doanya buat di kasih kesehatan dan keselamatan.

Semoga kita semua di tahun 2020 diberikan pencapaian-pencapaian terbaik dan baik oleh Allah SWT. Masya Allah Tabarakallah.

Terima kasih Bandung Hijab Blogger udah bikin tema tulisan ini, senang sekali.

4 Cara Menikmati 'Me Time' Sederhana, Berkualitas, Murah dan Bahagia

Thursday, August 29, 2019


Tingkat stress aku lagi tinggi-tingginya belakangan ini dan benar-benar butuh waktu buat me-time. Aku yakin setiap orang itu beda-beda cara buat me-time dan kali ini aku mau berbagi cara me-time versi aku, kebetulan juga postingan ini adalah hasil kolaborasi aku dengan teman-teman dari Bandung Hijab Blogger loh.

1. Berkebun


Berkebun jadi top number one aku belakangan ini buat me time, benar-benar bikin lupa waktu saking asiknya. Kebetulan aku lagi belajar hidroponik karena penasaran sama hasil dan cara budi dayanya. 

Alhamdulillah dari berkebun ini aku udah bisa panen tauge pake kacang ijo Afrika (buseeeet jauh beud) dan kacang ijo lokal, hasilnya  sebagian aku masak sendiri, ada yang (Alhamdulillah) beli taugenya, dan aku bagiin ke saudara-saudara.


Dari situ aku ambil hikmah dan pelajaran lebih menghargai petani, ternyata gak gampang loh bertani itu, tapi kenapa kita kadang suka buang-buang makanan atau di pasar menawar harga mati-matian semurah mungkin.

Kalau diingat perjuangan nanam itu gak sebentar padahal habisnya cepat sekali, tapi kalau kita sia-siakan gitu aja duh sayang banget gitu. Seiring dengan kebiasaan aku berkebun sekarang aku mulai hidup sehat dan anehnya dengan berkebun aku berhenti makan malam (uwuuuuuuuu sebwah pencapaian).

Dengan berkebun aku jadi lebih sadar buat memahami ada keberkahan dan jerih payah dari orang-orang di balik yang menanam sayuran. Hidup sehat aku singgung di atas itu jadinya aku lebih rajin makan sayur, sekarang sayur udah kaya kerupuk jadinya kalau gak ada sayur berasa makan itu gak enak.

2. Tidur

Waktu kecil aku ogah banget tidur siang berasa banyak waktu main yang terbuang gitu, tapi seiring berjalannya waktu sekarang suka cari-cari waktu buat tidur. Kalau lagi sedih juga tidur jadi jalan buat ngilangin sedih.

Waktu masih doyan nongkrong atau ngafe itu jadi me-time terbaik sih, tapi udah umur segini mungkin udah kenyang main melulunya jadi tidur adalah jalan terbaik, selain gampang, bikin fresh, gak mesti keluar uang hahaha (irit ya).

3. Photo Product


Ini jadi salah satu kegiatan aku kalau lagi pengen me-time, foto-foto. Kalau udah asik sama produk dan kamera bisa berjam-jam dan enggak pengen di ganggu deh kalau udah asik gini.

Kalau foto produk aku biasanya nunggu jam-jam cahaya masuk sambil belajar cara nata produk. Kalau udah foto biasanya aku suka bikin review dari perspective dan sepengalaman aku yang akhirnya aku share di media sosial.

4. Family Time

Ini keponakan aku ya bukan anak (buat netizen yang bertanya aku udah jawab duluan hehehe)

Obat dari segala obat adalah keluarga. Walaupun aku belum menikah (baru persiapan doain ya) tapi aku dekat banget sama keponakan-keponakan aku, kebetulan udah punya 7 sekarang.

Mau kita cape berkegiatan juga tapi kalau udah ketemu keluarga itu berasa plong dan pasti ada tenaga. Benar yang kaya orang kalau ketemu keluarga itu bisa bikin cape ilang, aku ngalamin sendiri.

Sebisa mungkin memang selagi aku masih bernapas, kalau ada waktu kumpul keluarga, aku bakalan lebih milih keluarga. Keluarga itu gak tak ternilai cuy, mereka harus ada di piramida pertama di hidup kita.

Sotoy banget deh ngomongnya hahahaha tapi itu 4 cara aku buat me-time, kalau aku lanjutin sampe nomor 5 udah pasti jawabannya liburan, baca buku atau nonton.

Menulis juga jadi salah satu me time terbaik aku sih, kaya nulis tulisan kolaborasi ini nih, melepaskan stress :)

Belajar Jadi Manusia Kuat | Rara Febtarina

Monday, April 1, 2019
Postingan kali ini adalah hasil kolaborasi dengan Bandung Hijab Blogger yang punya tema My Big Life Decision. Tema ini lumayan bikin mikir dua kali mau posting, karena ini menceritakan keputusan besar yang aku ambil di hidup aku ini.

tulisan ini teruntuk semua orang yang pernah merasa kehilangan begitu besar, tetap kuat!

2009 : Melawan Sedihku

Di tahun ini sebuah titik balik di kehidupan aku, semua yang tadinya indah berubah menjadi awan mendung yang tidak berkesudahan. Tepat sebelum 2 bulan sebelum aku berulang tahun, ibuku yang tercinta berpulang ke sisi Allah SWT. 

Moment itu membawa perubahan sangat besar di hidup aku, menjadi orang yang cuek, dingin, tidak peduli, dan lebih murung, aku bahkan lebih senang  sendiri. Di usia beliaku itu aku kehilangan belahan jiwaku, sesak, setiap hari aku merasa tidak bahagia.

Hari-hari sepanjang hidupku itu dilalui dengan berjuang melawan sedihku, entah tapi pada saat itu sangat sulit.

2011 : Cuma Mau Bikin Ibu & Ayah Bangga

Ini tahun kelulusanku dari SMA, salah satu keputusan besar yang aku ambil dalam hidup adalah bangkit melawan rasa sedih dan membahagiakan ibuku di atas sana. 

Aku berjanji ingin masuk universitas negeri dengan jalur SNMPTN  Undangan atau Tertulis, tujuannya untuk almh ibu dan ayahku bangga, hanya itu.

Akhirnya aku masuk Universitas Pendidikan Indonesia di 2011 dengan jalur SNMPTN Tertulis, Alhamdulillah ayah senang, semoga ibuku pun begitu.

Selama kuliah juga aku beberapa kali mendapatkan beasiswa, Alhamdulillah ini doa ibuku dulu.

2013 : Merasakan Kasih Sayang Allah SWT


Hidup ini seperti roda, ada naik dan turun. Drama-drama kisah cinta selalu ada, tapi bukan perkara besar jika harus mengingat kejadian 2009 lalu, motivasi aku selalu begitu, "tidak ada yang lebih sakit dibandingkan kehilangan ibu".

Di tahun ini aku mantap berhijab, dengan alasan ya tanpa alasan. Ini adalah keputusan besar yang membahagiakan sekaligus ingin membuat ayahku tenang.

Alhamdulillah, hatiku jauh lebih tenang, aku baru bisa menerima kepergian ibu, ya setelah 4 tahun lamanya, maafkan aku yang tidak sempurna yang butuh begitu waktu banyak untuk sesuatu yang berharga, ilmuku masih sedikit dan tidak tau apa-apa kala itu.

Ternyata hijab itu ada ujiannya, Ayahku meninggal di bulan yang sama dengan ibuku di tahun ini.

Bayangkan, baru saja aku bangkit dari kehilangan dan putus asa, aku harus kehilangan belahan jiwa yang lain. Tapi aku sudah menyiapkan mentalku, bahwa suatu hari aku akan kehilangan ayah, mungkin ini waktunya persiapanku diuji.

Waktu ayah dan ibu meninggal aku ada bersama mereka, bedanya waktu ibu meninggal aku sangat histeris, namun waktu ayah meninggal aku malah tak banyak bicara. Di jalan menuju rumah subuh-subuh pun aku bersama ayah di ambulans, aku tidak menangis, karena pundakku harus kuat untuk menjadi sandaran tangisan keluarga yang lain.

Namun, waktu sesampainya di rumah, aku melihat ayah, kata orang aku kelelahan karena aku sampai bersumpah-sumpah melihat ayah disitu, mungkin ayah ingin menyapaku kala itu. 

Ini titik balik luar biasa hebat dalam hidupku, aku menyadari bahwa Allah SWT begitu rindu dan sangat mencintai aku.

Di balik pikiran itu tapi menimbulkan trauma baru, perkuliahanku jadi gak mulus, bayangan cumlaude kandas, susah sekali untuk berkonsentrasi kala itu. Motivasiku hilang, aku kesulitan mengerjakan skripsi, dan aku jadi lebih perasa dan cengeng.

Aku trauma untuk melihat orang tua dengan anaknya, dulu aku trauma melihat seorang ibu dengan anaknya, sekarang aku enggan melihat orang tua dengan anaknya, ada luka yang belum sembuh.

Bukannya aku sombong, tapi aku enggan datang ke wisuda temanku, bukan karena tidak ada waktu tapi aku tidak sanggup melawan traumaku.

2016 : Langkah Baru

Untuk mengalihkan perhatian kala itu, dari tahun 2013-2015 aku punya usaha kecil-kecilan, aku memang senang berjualan dari jaman dulu. Di tambah lagi dengan kegiatan blogging, aku lupa sama kesedihanku kala itu.

Skripsi juga terbengkalai, tidak ada motivasi kala itu.

Di awal 2016, ada teman lama yang datang, menyapa dan bercanda kala itu, teman lama itu aku sebut DJ ya.

DJ ini humoris, bikin aku mau ngerjain skripsi, klasik kan? Tapi beneran haha. Dia gak pernah ngajarin apa-apa tapi prestasinya bikin aku mikir dua kali. Di usianya yang hanya beda satu tahun denganku sudah bisa mencapai begitu banyak pencapaian, lah sedangkan aku masih ngurus skripsi.

Akhirnya aku bertekad menyelesaikan skripsi dan DJ ini ada di ucapan terima kasihku.

Aku lulus di bulan Desember ceritanya bisa mentemen baca di bawah, rada mellow maafkan hihi.

Baca juga Alhamdulillah Aku Cinta Desember :)

Di tahun ini juga aku membuka lembaran baru dengan membangun hubungan dengan DJ yang nyatanya kita LDR-an antara Bandung-Dubai.

Aku nge-break rules aku sendiri tentang LDR-an, aku pernah ada di hubungan LDR beberapa tahun tapi gagal juga, makanya sama DJ juga ajaib sih.

2017 & 2018 : Tahun Banyak Bersyukur


Di tahun ini, tanganku di sematkan cincin, dapat kado ulang tahun super romantis yang paling spesial DJ minta ijin ke waliku untuk ......., tapi balada LDR dimulai, kita beda jam, beda kesibukkan, itu semua butuh adaptasi yang super dan sabar yang terus di uji.

 Tips Kejutan Ulang Tahun Buat Pasangan LDR

Di tahun 2018 ini  kebiasaan Bandung-Dubai yang udah terbiasa kebentuk harus berubah drastis karena harus LDR yang lebih ekstrim antara Bandung-USA. Di sini hubunganku di uji. Menjalin hubungan LDR adalah sebuah keputusan besar dalam hidupku, kata orang ini tidak pasti tapi aku masih bertekad.

2019 : Belajar Jadi Manusia Kuat

Keputusan besar di tahun 2019 ini adalah resign dari pekerjaan demi masa depan untuk menyempurnakan setengah agamaku, kebaikan mental health dan demi menjalani passion menjadi seorang blogger.

Padahal kerjaan aku kemarin lumayan enak, santai dengan materi yang di atas rata-rata, tapi lingkungan yang tidak sehat biki, aku tidak senang menjalaninya. Ya, aku resign.

Tahun ini aku banyak belajar dari semua pengalaman yang aku tulis maupun yang gak aku tulis tentang belajar jadi manusia kuat. Aku tau di depan sana banyak pilihan-pilihan yang harus aku hadapi, banyak keputusan sulit yang akan aku ambil sekaligus banyak hal yang harus aku korbankan.

Mungkin banyak yang mengira bahwa hidup aku ini enak, atau senang, ada juga yang menganggap aku ini jutek, sombong,dan hal negatif lainnya atau moment di hilangkan kepercayaannya, atau khianati juga dihina. Dulu aku kepikiran sama hal itu, sampe bisa bikin aku stress dan down banget.

Dulu sih stress mikirinnya, tapi sekarang aku jadi belajar untuk menerima, sabar, belajar untuk tidak terpengaruhi dan ikhlas. Aku sangat berterima kasih kepada rasa sakit, senang, duka, suka, tangis, tawa, cinta dan kasih sayang yang aku dapat selama aku hidup, semoga orang-orang yang baik sama aku di balas oleh Allah SWT, dan buat orang-orang yang pernah menyakiti, untuk sebuah kehilangan, terima kasih aku belajar banyak semoga Allah SWT bukakan pintu hati. Aku juga pasti punya salah, buat siapapun yang lagi baca tulisan ini jika aku pernah menyakiti, mohon maaf buat diri aku yang gak sempurna ini.

Aku sangat bersyukur sama semua yang aku dapatkan sampai hari ini, aku di kelilingi sama orang-orang yang baik dan penuh cinta. Alhamdulillah.

Xx,

Rara Febtarina

Resolusi di Tahun 2019 | Rara Febtarina

Saturday, January 19, 2019
Resolusi di Tahun 2019 - Tahun baru ya harapan baru, atau malah justru merealisasikan wishlist di tahun 2018 hahaha. First of all, selamat tahun baru ya geng, semoga di tahun ini kita semua di beri keberkahan hidup sama Allah SWT. Oh ya postingan ini hasil kolaborasi aku bareng teman-teman dari Bandung Hijab Blogger yang punya tema kolaborasi kali ini adalah tentang Resolusi di tahun 2019.

1. Memaafkan



Di tahun 2019 ini aku mau lebih baik dari semua aspek kehidupan. Banyak banget drama-drama Korea kehidupan yang udah Alhamdulillah terlewati. Mari kita melanjutkan kisah-kisah baru di tahun ini, semangat! Aku belajar banyak, semua yang udah terjadi ngasih kita pelajaran dan ilmu. Mungkin kita gak akan percaya sebelum kita ngerasainnya langsung, tapi kalau udah ngerasain langsung kita baru sadar, sesadar-sadarnya. Gak gampang ada di fase terjatuh berulang kali dan bangkit berulang kali, tapi aku percaya Semesta itu adil.

Sekarang, aku memilih untuk memaafkan, karena aku tau, aku juga berhak harus bahagia.

2. Ganti Status
Kata orang detik-detik menjelang ganti status suka ada aja gogodanya ya, itu gitu? Di hubunganku yang LDR ini mungkin iya, jarak dan waktu terutama yang aga sulit, tapi karena ada tujuan yang baik semoga kami berdua kuat menjalaninya, bantu doa ya mentemenku.

3. Umroh

Siapa yang gak pengen datang ke rumah Allah SWT? Itu jadi impian dan ingin sekali aku wujudkan. Katanya kalau emang udah waktunya semua itu akan dipermudah ya? Semoga jalan itu Allah SWT permudah, aamiin.

4. A Better Life 
Di tahun ini aku pengen banget nambah skill baru, yang aku sendiri takut atau ragu melakukannya. Tahun ini aku mau fokus, belajar positive thinking, memilih lingkungan yang baik untuk lahir dan batin yang gak bikin ngebatin, menjauhi toxic, banyak bersyukur dan dekat sama Sang Maha Pembolak-Balik Hati. Bukannya apa-apa, tapi udah waktunya aku mulai sayang sama diri aku sendiri (lagi) dan menghargai diri sendiri.


Makasih mentemen Bandung Hijab Blogger udah bikin collaboration post dengan tema Resolusi Tahun 2019 ini, nah sekarang giliran kalian beb ceritain resolusi kalian gimana yu, aku tunggu di kolom komentar ya.



Why I Started Blogging | Rara Febtarina

Saturday, October 27, 2018


Why I Started Blogging - Awal mula aku terjun ke dunia blogging sebenarnya karena aku suka menulis, waktu SD aku rajin nulis diary dan lama-lama ingin mencoba ke platform lainnya sampai akhirnya menemukan Blog. Tahun 2011, blog itu aku jadikan tempat curhat masa remaja, kadang menulis puisi dan juga cerita pendek, sampai pada akhirnya aku menemukan Tumblr.

Tumblr di tahun 2012-2014 sempat jadi primadona dan di dominasi oleh para introvert, aku sempat jadi atlet tumblr waktu itu saking serunya. Lalu 2014 akhir aku kembali ke blog lagi dengan membawa hawa-hawa tumblr (kalau sekarang kalian sepertinya enggak akan menemukan tulisan-tulisan curhatan itu lagi).




Pada tahun 2016 aku mulai mengambil titik serius untuk ngeblog dan fokus membuat konten. Langkah pertama yang aku lakukan selama nganggur nulis adalah nyari templates biar ini blog enak buat di lihat. Aku termasuk orang moody jadi bisa ganti-ganti sesuai keinginan sebelum menemukan yang cocok. 

Langkah kedua di masa nganggur nulis ini aku engga semata-mata stuck gitu aja tapi aku baca tulisan orang, karena menurutku kunci menulis itu adalah membaca. Aku mulai berkunjung ke blog teman-teman lainnya memperhatikan gaya mereka dan mulai mencari mana yang kusuka atau yang sesuai denganku. 

Langkah ketiga mulai menulis apa saja. Mungkin di zaman sekarang orang lebih mudah menentukan dia mau pilih niche apa untuk blognya, tapi di masa-masa awal blogging aku lumayan kesulitan menentukan niche blog karena rasanya aku ingin meng-explore tapi tidak PD, tidak memliki teman blog maupun mentor. Sampai pada akhirnya aku mulai memberanikan diri untuk mencari komunitas blogging di Bandung dan bertemu dengan teman-teman di komunitas Blogger BDG dan KEB. 

Awalnya agak jiper karena sepertinya sudah terlihat sangat pro dan jarang kulihat yang seusia, aku tambah tidak percaya diri. Jiper ini aku atasi dengan mencoba menulis dulu beberapa artikel (biar gak malu kalau di tanya nanti udah nulis apa aja), lalu aku mulai memperbaiki tampilan blog (walaupun memang seadanya tapi setidaknya aku sudah mencoba, biar urusan belakangan orang mau bicara apa hahaha.




Singkat cerita akhirnya aku bisa bertemu dengan teman-teman dari Blogger BDG di suatu event. Waktu itu aku ingat bertemu dengan Teh Nchie, Teh Efi dan Teh Yashinta, waktu itu ingat sekali Teh Nchie menyarankan untuk mengganti domain menjadi TLD, aku mulai dong cari cara mengganti domain dan ribet (jujur waktu itu sulit merasa kebingungan), ternyata dibantu sama customer service dengan modul yang ujung-ujungnya mandiri kucoba sendiri. 

Setelah blog menjadi .com aku semangat nulis dong, aku senang datang ke event dan mengulas ceritanya juga. Aku mulai belajar, belajar dan belajar lagi walaupun sampai detik ini ilmu masih kurang tapi aku tetap semangat buat belajar. 




Kendala terbesar untukku dalam hal menulis adalah mood, niat dan ide. Setelah mencoba menulis di berbagai situasi, aku menemukan bahwa waktu untuku menulis adalah disaat malam hari atau pagi. Ide mudah muncul di waktu itu ditambah suasana hening, kadang kalau moment-nya dapat ya gak di konsep juga udah aja gitu mengalir dengan sendirinya.

Blogging enggak cuma kasih aku ilmu baru, tapi pengalaman, teman-teman, sudut pandang, kesederhanaan, sopan santun, keceriaan, kebahagiaan, walaupun kadang kesedihan juga menghampiri, yah namanya juga hidup ya, it's okay.




Blogging membawa aku ke tempat-tempat yang tidak pernah aku duga dan aku juga mulai memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi, walaupun baru sedikit tapi aku sangat senang, teman-teman bisa cek disini (Alhamdulillah baru segini, selalu semangat untuk mencapai tahapan lainnya, masih anak bawang mohon maklum hehehe). 



Manfaat yang sangat terasa jika kita terjun ke dunia blogging itu seperti :



  • Memperluas tali silaturahmi
  • Menambah pengetahuan 
  • Mengasah kemampuan dalam skill menulis
  • Self healing (banyak orang menggunakan blog sebagai jalan untuk melepas stress)
  • Belajar melatih kedisiplinan (kita akan berteman dengan yang namanya deadline)
  • Mendapatkan pengetahuan seputar SEO
  • Tempat mengekspresikan ide
  • Menciptakan pengaruh di masyarakat
  • Memperkaya sudut pandang
  • Bisa mengajak pembaca untuk membantu sesama
Di zaman sekarang blogging punya pengaruh di masyarakat, kita bisa mengajak dan juga membentuk sudut pandang termasuk mengajak pembaca kita dalam berbuat kebaikan. Indonesia sekarang ini sedang berduka, saudara-saudara kita sedang menangis di luar sana, efek bencana Gempa dan Tsunami di Palu, Sigi dan Donggala tidak membuat mereka pulih seutuhnya, kota mereka hancur, pernahkah kita memikirkan mereka?.

Aku mau mengajak teman-teman yang sedang membaca ini melalui Bandung Hijab Blogger yang sudah bekerja sama dengan ACT For Humanity dan ACT Jabar untuk ikut serta membantu saudara kita yang ada di Palu, Sigi dan Donggala. Aku sangat yakin tali persaudaraan kita lebih erat daripada yang terlihat.


Teman-teman bisa memberikan donasi terbaiknya melalui :
VA BNI Syariah atas nama Aksi Cepat Tanggap
 dengan no. rekening 8660291018100063
CP : Alia ( 0821 2972 5453)

Kita bisa jika bersama, kita kuat jika bersama!



Bicara soal Bandung Hijab Blogger, komunitas kecil ini aku dirikan pada tanggal 15 Maret 2018 (baru kok belum setahun umurnya). Membangun komunitas ternyata butuh perjuangan lebih daripada yang aku pikirkan, banyak sekali angin yang menerpa, tidak sedikit yang berusaha membuatku jatuh, akupun heran.

Aku pernah membuat postingan yang aku shared ke public ini menyatakan bahwa bukan karena aku lebih mampu atau lebih bisa dalam dunia blogging, aku tau ilmuku masih sekecil biji jagung, umurku masih dianggap terlalu muda untuk membangun sebuah komunitas, tapi aku punya semangat yang besar mengajak kawan-kawan untuk belajar bersama-sama. 

Aku tidak ingin bersaing dengan siapapun, aku hanya ingin bersinergi bersama-sama, tapi aku juga tidak bisa menahan energi negatif di luar sana dan akupun sedang berusaha melipat gandakan energi positif itu. Semangat teman-teman, ayo kita berjuang bersama-sama untuk jadi blogger yang baik secara tulisan dan juga attitude agar bisa membawa dampak yang baik pula untuk sekeliling kita. 



Tulisan ini aku dedikasikan untuk memperingati Hari Blogger Nasional dan postingan ini adalah hasil kolaborasiku dengan teman-teman Bandung Hijab Blogger. 

How To Be More Confidence | Rara Febtarina

Friday, August 31, 2018
febtarinar.com -rara febtarina - lifestyle blogger - beauty blogger

Febtarinar.com - Kepercayaan diri sangatlah penting untuk menunjang kita dalam bersosialisasi. Namun ada saatnya setiap orang merasa down dan gak nyaman dengan situasi tertentu, kali ini aku mau berbagi tips bagaimana cara untuk lebih percaya diri.


1. FOKUS TERHADAP DIRI SENDIRI 

Fokus terhadap diri sendiri ini bukan berarti membuat kita jadi manusia yang egois, tapi membuat sudut pandang untuk tidak membandingkan diri kita dengan orang lain. Setiap makhluk yang ada di muka bumi ini sudah memiliki kelebihan dan kekurangan, yuk ah kita bersyukur sama apa yang udah kita punya, kamu tuh hebat dengan caramu sendiri. Semangat.


2. RELAX and BE BRAVE

hijab by @febtarinaofficial

'Relax' satu kata ini bisa jadi penenang buat aku, seringkali aku terlalu mikirin sesuatu yang kecil, terusik sama sesuatu yang seharusnya gak aku pikirin seperti komentar, omongan, bahkan cibiran orang yang gak benar adanya. Aku suka larut di dalamnya, kayak mikirin banget terus sedih, cuma ada moment dimana aku bertanya ke diri sendiri, "Ra, gak penting lo mikirin ginian, mau benar dan salah, mau untung dan rugi, mau sukses dan terpuruk orang tuh bakalan ada aja yang ngomongin lo so be brave". Aku sering banget  ngobrol sama diri sendiri karena ini merupakan bagian dari introspeksi diri versi aku. So guys, relax and be brave.


Read More : Mimpi Umroh Jadi Kenyataan Part 2


3. LOVE YOURSELF FIRST

Kalau bukan diri kalian yang menghargai diri kalian ya siapa lagi gaes. Aku suka ngasih kado ke diri sendiri kalau bisa berhasil mencapai suatu achievement, itu cara aku mencintai diri sendiri. Sering baca buku tentang psikologi diri dan ngobrol sama teman-teman yang kuliahnya ngambil psikolog dan hasil yang aku dapatkan adalah sangat penting untuk memberi penghargaan ke diri sendiri karena semakin kita menghargai diri ini orang lain pun akan menghargai kita. So darleeeeng love yourself first!

4. POSITIVE VIBES, STAY or LEAVE



febtarinar.com -rara febtarina - lifestyle blogger - beauty blogger
hijab by @febtarinaofficial
There's so many toxic people in the world, kita mesti bisa filter mana yang bagus untuk hidup kita dan mana yang enggak. Enggak sedikit waktu yang aku lalui dimana suka hanyut sama situasi toxic kaya gitu dan malah jadi aku yang keracunan, disitu aku baru sadar kalau ada di lingkungan yang salah, aku juga pernah ngobrol sama seorang teman yang senior di dunia blogging dan beliau bilang "kalau itu membuat kamu jadi berpikiran negatif, kalau kamu tidak dihargai, kamu tidak nyaman, cut aja, tinggalkan, kamu gak pantas bertahan di situasi seperti itu, aku aja menghargai kamu masa mereka enggak" moment itu kerasa banget sama aku dan aku bersyukur sama beliau yang ngasih  pencerahan kaya gitu, kenapa aku sibuk berkutat dengan mereka yang seperti itu dan melupakan mereka-mereka yang baik sama aku, nasihat itu sangat berguna makanya aku pengen banget bagi sama kalian semua. Ada kalanya kita tetap harus bisa bertahap di negative situation dan ada juga waktu kita mesti cabut. Jadi rada serius dan so bijak mon maap gaes cuma berbagi pengalaman hidup aja #asik.

Read More : Tips Sukses Jadi Seorang Blogger


5. TAMPIL PERCAYA DIRI

febtarinar.com -rara febtarina - lifestyle blogger - beauty blogger
my two way cake from Aishaderm

Kadang tuh ya kita suka gak percaya diri yak gak sih kalau keluar rumah, kita akan mengejek diri kita dengan alasan tidak cantik, tidak putih, gak pake alis dan sebagainya. Aku juga gak bisa memungkiri (cie banget bahasanya memungkiri) kalau yang namanya makeup adalah sesuatu yang bisa banget menjadi andalan kita untuk menambah rasa percaya diri kita. Aku sendiri lebih percaya diri kalau alis udah on point, gincu udah nempel di bibir dan bedak udah nge-set di muka. Ngomongin soal bedak aku sendiri udah pake ini selama tiga bulan dan masih jadi andalanque, yaitu two way cake dari Aishaderm, texturenya ringan, bisa cover di wajah aku, menyerap minyak, packaging kecil jadinya muat di masukin ke pouch. Bedak Aishaderm ini bikin aku semakin percaya diri, yeay!



Website : www.aishaderm.co.id
Instagram : @aishaderm

Tips Cermat Belanja Skincare & Makeup | Rara Febtarina

Sunday, August 19, 2018
rara febtarina - indonesian lifestyle blogger - beauty blogger

Febtarinar.com - Wanita enggak akan pernah jauh dari yang namanya produk kecantikan, yes? Setujukah Anda ? (cie jadi formal banget kerasanya).  Aku suka sama makeup dan aku aku juga sayang sama skincare tapi aku juga harus pintar mengatur mana yang jadi kebutuhan dan mana yang jadi keinginan. Kali ini aku mau berbagi tips tentang gimana sih cara aku belanja makeup biar enggak ada yang mubadzhir cuy. Tertumben ya bikin artikel tentang TIPS, thx to komunitas Bandung Hijab Blogger yang udah ngadain collaboration post ini, kalau enggak karena mereka ndak mungkin aku nulis macem ni hihihi, yuk lanjut.




1. LIST KEBUTUHAN
source : pinterest

Udah jadi kebiasan banget buat aku untuk selalu menulis TO-DO LIST karena berasa lebih gampang aja menjalani hidup kalau udah sesuai rencana (emang visioner anaknya hahaha). Begitupun dalam kebutuhan berbelanja, aku selalu nulisin nih kebutuhan aku apa aja, jadi menurut teori (monmaap kita bicara teori tapi ini yang aku pelajari pas kuliah dan berguna sampe sekarang) kita membagi kebutuhan jadi 4 bagian.

- Penting Mendesak
- Penting Tidak Mendesak
- Tidak Penting Mendesak
- Tidak Penting Tidak Mendesak

Nah, keempat poin tadi aku terapkan dalam menjalani hidup termasuk dalam belanja geng. Aku pilih produk mana yang sangat penting dan mendesak itu yang paling aku utamakan, seperti facial wash, serum, night cream, pelembap dan lain-lain. Jujur aja sejak aku mulai membagi itu semua kedalam 4 poin tadi (aku biasa bilang  4 kuadran) belanja ini jadi jelas dan aku bisa menahan rasa atau godaan tipu muslihat produk diskon padahal aku gak butuh hahaha.

2. ATUR BUDGET
Penting banget buat aku untuk selalu alokasi dana, mana dana untuk sehari-hari, menabung, dan  investasi. Nah beli kebutuhan produk kecantikan juga mesti di atur biar enggak over budget. Karena aku tau rasanya ya kalau wanita masuk ke tempat kecantikan itu pasti suka ngerasa SERBA ENGGAK PUNYA DAN JADI SERBA BUTUH, ayo ngaku yang begini nih? Atur budget waktu masih dirumah, jadi ya mau gak mau harus cukup dengan dana yang udah teman-teman tetapkan.

Read More : Workshop Bandung Hijab Blogger

3. KEBUTUHAN > KEINGINAN

source : pinterest

Jadi wanita memang harus bisa bedain mana kebutuhan mana keinginan, seiring berjalannya waktu aku belajar mana kebutuhan mana keinginan. Enggak akan ada habisnya memang kalau kita terus-terusan kasih makan si 'keinginan' ini, karena efek sampingnya jadi mubadzir. Jadi, mari kita prioritaskan kebutuhan ya!

4. CARI REVIEW SELENGKAP-LENGKAPNYA

Aku termasuk paling teliti, banyak pertimbangan, dan pemilih soal skincare dan makeup ini semua karena wajah aku sensitif jadi mau gak mau yang harus teliti kalau enggak malah berabe nantinya. Contoh nyatanya aja aku kalau beli toner harus pake mikir sebulan, perbandingan antara toner satu dengan yang lainnya, mempelajari isi bahan dan kandungannya, terus cari tau efek samping, ya emang ribet tapi emang kebutuhan aku seperti ini, jadi buat teman-teman yang mungkin punya wajah sensitif kaya aku sebaiknya memang cari review sebanyak-banyaknya kalau enggak nanti malah wajah kita yang jadi korban.

5. JANGAN MUDAH TERPENGARUH

source : pinterest

Doyan gak liat diskon? Sale ? Buy 1 get 1? Buy 2 get 3? IHHHHH AMPUN!!!! Suka mendadak migren liat tulisan macam tu, adek ndak sanggup. Niatnya harus bulat pokoknya jangan mudah terpengaruh, kalau bisa bawa uang seadanya, jangan bawa kartu gesek deh biar niat dan daftar belanjaan kebutuhannya enggak tergoyahkan. Jangan sampe kita tergiur dan malah jadi beli yang enggak penting atau yang kita enggak butuh.

6. PILIH PRODUK YANG SESUAI




Makin banyak skincare dan makeup di zaman sekarang, kita harus pintar-pintar memilih mana yang cocok. Tips terakhir ini adalah tips adalanku yang mempercayakan semua skincare dan makeup-ku ke Aishaderm. Karena, kandungan ekstrak buah kurmanya membuat aku jatuh cinta sama produk yang satu ini. Aku jadi enggak usah bingung lagi harus pilih perawatan wajah apa kareana semunya sudah diserahkan ke ahlinya. 

Yooooo mentemen segitu aja tips cermat berbelanja ala aku yang sealakadarnya tapi it's works fo meh guys. Ceritain juga dong pengalaman kalap kalian *oopppsss. 

Featured Post

My 2019 Journey - Story of Rara Febtarina

Di tahun 2019 ini jadi tahun penuh berkah dan kebahagiaan berlimpah dari Allah SWT, serasa ini jadi tahun penuh pelangi setelah badai yang ...

Auto Post Signature