Top Social

Kosong

Wednesday, June 1, 2016


Cermin datar itu kini berbayang
Berdiri tegap berbalut ringkih
Denting waktu semesta terus berjalan
Dustamu terlanjur retak ke segala arah


Butir kebaikan akan selalu terlukis abadi
Namun, nyata berteriak lebih kencang di banding kata
Jembatan kejujuran sudah runtuh di antara kita
Tidak ada jalan menuju hati dan logika


Kau tahu, kini kau seperti rumah tak bertuan 
Ucapmu megah namun kosong
Dan asal kau tahu, detik ini kau seperti riasan tak berpuan
Senyummu manis menggoda namun hatimu palsu


Bandung, 01 Juni 2016

Rara Febtarina



2 comments on "Kosong"

Auto Post Signature