Top Social

Kau

Sunday, August 28, 2016



KAU


Tuan,
Jarak di antara kita terlampau jauh,
Kau yang disebrang sana tak mampu meyakinkanku,
Sedangkan, aku perlu tahu arti kita untukmu.

Hingga akhirnya keluh kesahku tak dapat aku sembunyikan,
Di pertengahan jalan aku hampir menyerah,
Aku tak ingin ada kesalahan yang sama,
Aku tahu kau berbeda.

Tersadarkan aku bahwa ini adalah dirimu
Lelaki hebat yang sungguh tidak banyak bicara
Kau beri aku keajaiban-keajaiban baru
Kau ajarkan aku percaya dan arti sebuah perjuangan

Kemarin kau bilang kau beruntung
Tidak Tuan, aku lebih beruntung
Setiap hari kau bilang, kau selalu bersyukur
Tidak Tuan, setiap detik syukurku atasmu langsung kepada-Nya


Bandung, 28 Agustus 2016

Rara Febtarina


"Terinspirasi dari seseorang yang tidak pernah berhenti berjuang untukku. Terima kasih, Tuan" - RF

Manusia di Persimpangan

Sunday, July 24, 2016

Untukmu, manusia di persimpangan
Ribuan langkah sudah kau tempuh dengan tenagamu
Percayalah Tuan,
Ada jutaan do'a yang melangit dariku untukmu

Walau harus seringkali kita tidak bertemu di jalan yang sama
Aku selalu percaya bahwa Tuhan turut serta
Ketika aku tahu, bahwa ada aku di dalam rencanamu
Percayalah ada namamu selepas sujud panjangku

Badai akan datang, hujan pasti menghampiri
Ijinkan aku menemanimu berjalan bersama sambil menyusuri
Aku mungkin tidak hebat, rapuh dan ketakutan
Namun, seingatku berjuang bersama adalah kekuatan

Ingat, ada mimpi-mimpi yang sudah kita bisikkan pada-Nya
Entah harus berjalan sendiri atau berdampingan
Aku pun tidak pernah tahu ada kebuntuan apa di ujung jalan sana
Aku hanya tahu, bersamamu aku bisa menembus segala ketidakmungkinan

Jika kau masih di persimpangan, biarkan aku menunjukkan sebuah jalan
Jalan setapak demi setapak tentang kebaikan setelah dunia ini
Kan ku pastikan kau tidak akan tersesat menuju arah pulang
Karena, sudah jelas aku bukakan jalan menuju 'rumah'



Jum'at, 15 Juli 2016

Rara Febtarina



Terinspirasi dari seorang Tuan yang tidak pernah bosan dan lelah mengajariku tentang arti dari sebuah rasa percaya dan mencapai segudang impian. Jika Tuan membaca ini, ini adalah salah satu bentuk ucapan terima kasih, karena telah membantu melawan semua rasa takutku. Aku bersyukur, dan aku akan bertahan semampuku. Sampai jumpa, Tuan. 




Jantung Wanitanya

Friday, July 22, 2016
Kupikir setiap orang pernah patah hati. Aku benci patah hati, tapi aku lebih benci mendengar kata-kata seolah jujur namun bola mata berkata yang sebenar-benarnya. Aku baru mengerti mengapa segelintir orang berkata tentang cinta.

Mereka berkata cinta adalah gerbang dimana kamu memperbolehkan orang lain menyayangi sekaligus menyakitimu. Jika memang ini cara-Mu menjawab doaku untuk menjadi orang sabar, aku bersyukur. Jika memang ini cara-Mu membuatku lebih kuat, aku terima.

Tapi, pertama kali yang terlintas di pikiranku adalah ini karena aku mengharap kepada selain Kau. Maafkan aku mencintai makhluk-Mu, makhluk yang entah menyebut namaku selepas sujudnya atau tidak. 

Kepada-Mu Sang Maha Pembolak-balik hati, jangan buat aku patah hati berkali-kali, perlu waktu lama untuk menyusun kepingan ini menjadi utuh kembali.

Setelah aku memilih itu berarti aku sudah mengambil langkah besar. Namun, ternyata aku belum siap untuk langkah sebesar itu, entahlah aku tidak sekuat biasanya. Kupikir, menghadapi dunia ini tidak melulu mesti sendiri, maka dari itu aku memilihnya.

Tapi, baru aku menyadari satu hal bahwa sampai kapanpun dan dimanapun aku tetap sendiri, menguatkan diriku sendiri dan berpijak sendiri. Aku yang kemarin terlalu takut disakiti, tapi aku yang hari ini adalah aku yang mengusap air mata dari ketakutanku dan tidak benar-benar mempercayai seseorang sepenuhnya lagi, karena setelah aku percaya sepenuhnya, aku harus patah hati kembali.

Semoga aku ditakdirkan bersama dia yang melabuhkan cintanya kepada-Mu, semoga aku ditakdirkan bersama dia yang memegang erat dengan utuh perasaan wanitanya. Semoga dia tau, kedamaian hidup ini adalah di jantung wanitanya. Dunia ini ikut redup jika wanitanya berkabung, dan dunia ini ikut bertabur kasih jika wanitanya bahagia.




Rara Febtarina

Inspirasi Gaya Sederhana Nan Elegan di Bulan Ramadhan

Wednesday, June 29, 2016
"..........aku gak punya baju baru buat bukber nanti.........aku harus beli tas baru biar keliatan keren pas bukber....................."


Di bulan Ramadhan selain kita berpuasa, juga bisa menjadi ajang bersilaturahmi dengan teman-teman kita yang sudah lama tidak berjumpa loh. Biasanya minggu kedua atau ketiga selalu ada yang mengadakan buka bersama a.k.a BUKBER. Kali ini, giliran aku buka bukber sama teman-teman SD (alhamdulillah masih bisa berkomunikasi dengan lancar walau udah lama pisah). Seperti sepenggal kalimat di atas, kendala yang kita hadapi biasanya ya apalagi wanita, yaitu "pake baju apa ya?", "aku gak punya baju" (padahal udah numpuk tuh di lemari).


Sometimes, pernah nih aku ketemu moment harus beli baju baru dulu buat bukber (pemborosan!!). Setelah aku pikir-pikir ternyata hal itu gak baik, kita masih bisa memanfaatkan baju yang ada hanya kita perlu strategi mix and match. Itu hanya tinggal pintar-pintar kita memadu padankan pakaian kita biar terlihat fresh saat bertemu teman-teman. Kalaupun kita harus beli baju, gak perlu yang mahal-mahal, ingat wanita biasanya gampang bosan dan membeli baju baru lagi nantinya.

Aku mau berbagi tips untuk mix and match biar kamu terlihat fresh saat bertemu dengan teman-temanmu, here we go...

Ya ini gaya sederhana untuk bertemu teman-temanku kemarin. Aku selalu mengusung tema simple karena aku gak doyan dengan keribetan hahahaha. Ada satu lagi hal yang paling penting buat aku pribadi adalah warna hitam. Yap, warna hitam selalu menjadi andalanku karena memang hitam itu elegan (menurutku) dan cocok di mix and match ke warna apapun (you must try).

Kita mulai dari atas yuk girls....



Pasmina : Grey Diamond Shawl (must have item)
Pasmina yang aku pakai ini super nyaman, kalian blogger kece sudah sering mendengar "diamond shawl" kan? Nah, ini pasmina emang juara. nempel aja gitu di ciput. I love it!!! Harganya terjangkau banget deh. Kalian bisa keliling di Balubur Town Square (BALTOS) untuk mendapatkan barang ini. Percaya gak sih, harganya cuma Rp 40.000 saja loh. Di luar sana pada jual Rp 50.000 - Rp 60.000-an, jadi buruan cari ya!

Ciput : Ciput Ninja (must have item)
Sudah tentu ya kalau ciput jadi barang wajib untuk kita yang memakai kerudung. Selain untuk menutupi aurat (rambut) yang kelewer-kelewer (keluar dari ciput), ciput juga membuat kerudung kita pageuh (tetap menempel) ke kepala kita. Jadi,kita tidak akan merasa ribet untuk ngebenerin kerudung kita. Ciput ini aku beli BALTOS juga harganya Rp 25.000-an saja.

Baju : Red Tunic from Mayoutfit
Selain hitam memang aku doyan warna merah, apalagi merah marun. Merah marun tuh classy aja gitu keliatannya. Kenapa aku pilih tunic? Karena, ini bisa menutupi bagian bawah badan kita. Tapi, bahannya kurang bisa menyerap keringat dan ini aku kurang tau ada size apa saja. Harganya terjangkau dan kalian bisa langsung datang ke storenya di Jl. Geger Kalong Hilir No. 9 Setiabudhi Bandung atau cek Instagramnya di  @mayoutfit.



Aksesoris : Gold Necklace from Colliercllr
Kalung buat aku pribadi jadi barang yang wajib, karena aku suka banget sama aksesoris jenis kalung. Bisa meningkatkan rasa percaya diri kita loh. Ini murah banget, terjangkau dan sangat cocok kalian pakai untuk acara resmi, semi resmi, dan non resmi. Kalau kalian penasaran bisa langsung cek di Instagramnya aja di @colliercllr ya.

Jam : Citizen
Jam ini spesial banget buat aku, ini peninggalan dari ayahku dan aku pakai hampir setiap hari. Dari beberapa jam yang aku punya, jam ini paling favorite. Nilai sejarahnya tinggi banget buat aku, kadang aku bisa pulang lagi walau sudah dalam perjalanan hanya untuk mengambil jam ini yang tertinggal dirumah (pelupa anaknya hehehe).


Beralih ke bagian bawah ya....


Celana : Zara (must have item)
Celana nyaman ini dari Zara, jangan pusing-pusing ya kalian langsung ke PVJ aja carinya, langsung dapat dan bayar. Nyaman dan ah udah pokoknya juara hahaha.

Tas : Marc Jacobs
Serius ini tas fancy banget, warna coklat tua yang netral ini bisa masuk ke pakaian mana saja. Tapi, sayang enggak muat banyak isinya (ya wanita kan rempong tau sendiri kan hahaha).

Sepatu : Lesly (must have item)
Ini nyaman, warna hitam, pokoknya chic abis. Kalian bisa dapatkan must item ini di BIP atau di Istana Sepatu.

Oh ya, yang paling penting dari semua ini juga adalah yang motretnya dong. Ini semua hasil jepretan sahabatku, kalian bisa kenalan juga sama sahabatku dan karyanya lewat Instagram @muh_ucup

Saran dan kritik kalian ditunggu banget, terima kasih sudah berkunjung ya. Ditunggu komentarnya di bawah.

Stay Positive, and Be Humble

Dunia Tidak (Mau) Tahu

Wednesday, June 22, 2016


Daun-daun layu kini berguguran ucapkan selamat tinggal
Batang-batang kering mulai mengelupas jatuh jauh ke tanah
Busukmu mulai jatuh bergelimpangan memberi racun pejalan
Namun satu, akar tetap kuat mengakar hingga ke dasar titik pusar

Telingaku bosan mendengar suara merdu namun palsu
Mataku terlalu lelah melihat wajah manis menari berputar arah
Logikaku dipaksa setuju dengan skenario mengarang bebas itu
Hatiku mulai tersesat menilai cuap-cuap sampah yang mengarah

Bukankah memang begitu adanya sebuah lingkaran kehidupan
Selalu ada bumbu-bumbu yang membuat kita patah arang
Bukan karena banyaknya luka, namun karena banyaknya ribuah rasa pulih
Dan, bukan seberapa kali aku jatuh, tapi seberapa kali aku bangkit

Dunia tidak (mau) tahu apa yang sudah aku lewati
Entah itu kubangan lumpur atau hamparan kenyamanan
Mereka hanya akan meneropongi sebuah pencapaian hasil
Menilai sesuka hati, tanpa menyadari bahwa sedang melukai sebuah hati

Terima kasih untuk segumpal duka, karena itu telah mengantarkan sebuah suka
Terima kasih untuk rasa sakit, karena itu telah membuatku bangkit
Terima kasih untuk luasnya cinta, karena itu telah membawaku bahagia
Terima kasih untuk rasa menghargai, karena dengan begitu aku belajar menghormati

Bandung, 22 Juni 2016

Rara Febtarina



"Terinsipirasi dari orang-orang yang menuntut kita untuk sempurna, dan dari orang-orang terkasih yang mendukung kita walaupun tahu kita tidak sempurna."

Kita

Friday, June 17, 2016

Malam yang panjang ini terlalu hening bagiku
Sedetik denganmu, dusta bila aku tidak terpaku
Tuan, hutangmu sudah menjadi beban yang kupikul di punggung
Rindu ini bahkan tak akan sanggup kau tanggung


Seribu kali kau minta aku untuk menjadi kuat
Ketahuilah, tanpa kau minta sebenarnya aku sudah
Aku tegap disini bukan untukmu, atau untukku, tapi kita
Bukankah nantinya semesta akan tahu apa yang sedang kita perjuangkan?


Di atas putih ini aku ceritakan kepada sang hitam
Di sebrang alunan musik ini aku gemakan sebuah kata
Di jemari tangan ini aku sibukkan menulis sebuah kisah
Jangan terbuai tentang aku atau dirimu, ini hanya tentang kita


Bandung, 14 Juni 2016


Rara Febtarina

Aku Berpesan

Saturday, June 11, 2016


Tuan,
Waktuku lambat laun kian menjadi memori
Bersama sepi aku lewati bintang menuju dini hari
Tuhan tahu aku menunggumu datang yang tak kunjung tiba
Ijinkan aku bernostalgia denganmu walau hanya sebatas kata

Tuan,
Aku tahu jejak langkah sejarah yang sedang kau perjuangkan
Meraih mimpi duniamu yang megah dan lama kau idamkan
Aku berpesan jangan sampai ada titik hitam yang menghalangimu
Menghalangi sketsa panorama masa depanmu termasuk aku

Tuan,
Di tempatku berpijak, ada rindu berteriak berbalut tanya
Di tempatku bersandar, ada segenggam harapku untukmu
Di tempatku bersujud, ada namamu yang kubisikkan pada-Nya
Dan di nadi jantungku, ada dirimu atas semua jawaban menungguku

Bandung, 11 Juni 2016

Rara Febtarina



Terinspirasi dari kejadian yang dialami setiap orang, dimana biasanya kita merasa telah mengalahkan diri kita sendiri atas nama sebuah ego. Terkadang, garis cerita kehidupan tidak semua sesuai dengan apa yang kita inginkan. Namun, percayalah kepada Tuhan yang selalu memberikan apa yang kita butuhkan. Ketahuilah, melepaskan ego tidaklah berarti daripada harus melepaskan orang yang berarti. 

Tuan, Kau Harus Tahu

Tuesday, June 7, 2016


Tuan, kau harus tahu
Malam ini aku bercakap denganmu di antara kata
Di tengah sempitnya waktu dan rentang sebuah jarak
Hari ini kau tetap sama seperti kita pertama menyapa
Senyummu tetap manis membuat kenangan dengan bijak

Tuan, kau harus tahu
Setelah bertegur sapa ini aku tetap menjadi diriku
Hanya saja mereka melihatku dari sudut jendela kesempurnaanku
Namun di hadapanmu, kau melihat sisi keluh kesahku
Terdamparnya aku dengan semua ketidaksempurnaanku

Tuan, kau harus tahu
Beribu kata yang telah kulontarkan mungkin membuatmu bosan
Ketahuilah aku hanya butuh kau dengarkan wahai tampan
Rasa lelahku hilang sekejap setelah melihat pesan itu sampai
Terima kasih untuk waktumu yang baik dan hangat lagi menenangkan


Bandung, 07 Juni 2016

Rara Febtarina

Featured Post

My 2019 Journey - Story of Rara Febtarina

Di tahun 2019 ini jadi tahun penuh berkah dan kebahagiaan berlimpah dari Allah SWT, serasa ini jadi tahun penuh pelangi setelah badai yang ...

Auto Post Signature